SAMPEYANDALEM HINGKANG SINUHUN KANGDJENG SUSUHUNAN PAKOEBOEWANA SENAPATI ING NGALAGA ABDULRACHMAN SAYIDIN PANATA GAMA KALIFATULAH HINGKANG KAPING I  DI NAGARA KARATON KASUNANAN KARTASURA HADININGRAT












Foto : Soesoehoenan PAkoe Boewono I

Menjadi Raja pertama di Mataram pada tahun 1660 M.
Menjadi Raja yang kedua kali di Kartasura pada tahun 1705 M.
Wafat Beliau di tahun 1719 M.

Beliau turut mengalami pindahnya Karaton Kartasura ke Desa Sala yang nantinya bernama Karaton Surakarta Hadiningrat:

Bermula pada rusaknya Kraton Mataram yang terletak di Pleret oleh serangan Trunojoyo, sehingga Kraton Mataram yang di Pleret di pindah ke suatu desa yang bernama Wanakarta. Selanjutnya Karaton dinamakan Karaton Kasunanan Kartasura Hadiningrat. Adapun pindahnya Karaton pada hari Rabu Pon 27 Ruwah Alip 1603 jawa windu Sancaya wuku Watu gunung, atau bertepatan dengan pada hari Rabu Pon tanggal 11 September 1680 M.
Putradalem (anak-anak kandungnya) Sampeyandalem Hingkang Sinuhun Prabu Hamangkurat Agung di Mataram. Dilahirkan dari Istri Permaisuri no.2 yang bernama G.K.R.Wetan (putri dari Panembahan Radin di Pajang).
Sri Susuhunan Pakoeboewana I mempunyai nama kecil B.R.M.G.Darajat, Beliau ini putra nomer 2.

Adapun Alur Silsilah Sri Susuhunan Pakoeboewana I dari Ibunda Beliau yang bernama G.K.R.Wetan, ialah :

    * Sampeyandalem Hingkang Sinuhun Sultan Hadiwijoyo di Pajang, berputra :
    * Sampeyandalem Hingkang Sinuhun Sultan Prabuwijoyo (P.Benowo) di Pajang, berputra :
    * Panembahan Radin di Pajang, berputra :
    * G.K.R.Wetan Istri Permaisuri yang kedua Sampeyandalem Prabu Hamangkurat Agung, berputra :
    * Sampeyandalem Hingkang Sinuhun Pakoeboewana I (mempunyai nama kecil B.R.M.G. Darajat) di Kartasura.


Sri Susuhunan Pakoeboewana I, mempunyai putra :
Dari Istri Permaisuri (putri dari  R.T.Balitar) :
1.      G.R.Aj.Lembah yang nantinya menjadi istri Permaisuri Sri Susuhunan Hamangkurat Kencet.
2.      G.P.H. Hangabehi.
3.      Sampeyandalem Hingkang sinuhun Prabu Hamangkurat Jawa (Hamangkurat 4) (mempunyai nama kecil B.R.M.G. Suryoputro.
4.      G.R.Ay.Mangkubumi.
5.      G.P.H. Prangwadono.
6.      G.P.H. Herucokro di Madiun.
7.      G.P.H. Ngalogo.
8.      G.P.H. Pamot.
9.      G.R.Ay.Adip.Sindurejo.
10.  G.P.Panembahan Puruboyo di Lamongan.

Dari Istri Permaisuri yang bernama G.K.R. Pakoeboewana :
1.      G.P.H. Balitar.
2.      G.K.Ratu Ayunan, istri Panembahan Cakraningrat.
Kepustakaan
·       Abdul Muis. 1999. Surapati. cet. 11. Jakarta: Balai Pustaka
·       Babad Tanah Jawi, Mulai dari Nabi Adam Sampai Tahun 1647. (terj.). 2007. Yogyakarta: Narasi
·       H.J.de Graaf. 1989. Terbunuhnya Kapten Tack, Kemelut di Kartasura Abad XVII (terj.). Jakarta: Temprint
·       M.C. Ricklefs. 1991. Sejarah Indonesia Modern (terj.). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
·       Moedjianto. 1987. Konsep Kekuasaan Jawa: Penerapannya oleh Raja-raja Mataram. Yogyakarta: Kanisius
·       Purwadi. 2007. Sejarah Raja-Raja Jawa. Yogyakarta: Media Ilmu



Situs ini sudah dipersiapkan oleh penulis sejak tahun 2004, hanya baru diterbitkan pada tahun 2011 ini.
Selain itu pembaca dapat melihat dan membaca pada
RM.Koesen dan juga pada
KELUARGA PAKOE BOEWONO.


Untuk pendataan kembali anak keturunan Sinuwun Pakoeboewono  dapat menghubungi alamat e-mail:prince.ariyo777@gmail.com Dan dapat pula menghubungi di 085867915771.
atau di alamat Sekretariat Sentonodalem Sinuwun Pakoeboewono  Adapun pendataan Trahdalem dan Sentanadalem Pakoe Boewono ini kami lakukan, oleh karena alasan-alasan seperti dibawah ini:

1.Perlu adanya buku cetakan ,yang serupa dengan jejaring sosial,maupun data base dan juga website maupun blogspot yang menginformasikan anak-anak keturunan Pakoe Boewono, karena selama ini data di Karaton Soerakarta terkesan acak-acakan, yang seringkali menyebabkan kekecewaan pada anak-anak keturunan Pakoe Boewono.
2.Perlu juga adanya paguyuban Pakoe Boewono yang Independent, yang tidak ada kaitannya dengan pergantian pejabat/Pengageng Kasentanan atau Kusumawandowo, Karena perlu pula diketahui bahwa setiap pergantian pejabat/Pengageng Kasentanan pasti tidak ada pelimpahan/serah terima dari pejabat/Pengageng lama ke pejabat/Pengageng baru (dikarenakan banyak penghilangan data-data dan manipulasi data-data di kantor Kasentanan).
3.Dipandang perlu pula membentuk Paguyuban Pakoe Boewono yang Independent yang tidak ikut-ikutan pada konflik Raja kembar (karena ada anggapan pula dari Kanjeng Pangeran Widijatmo Sontodipuro, bahwa: " biarlah itu mengenai Raja Kembar itu urusan mereka (keturunan/anak-anak kandung PB.XII red.), itu seperti halnya hak warisan, kita rakyat (kawula red.) tidak berhak ikut-ikutan, karena kita bukan pewarisnya"). Jadi ada kecenderungan anggapan bahwa Karaton Surakarta adalah milik warisan dari Pb.XII dan anak-anak kandungnya PB.XII, yang hal ini dikhawatirkan menimbulkan sifat dan sikap arogansi mengenai pendataan perihal Trahdalem dan Sentanadalem pada anak-anak kandungnya PB.XII terhadap anak-anak keturunan Pakoe Boewono I sampai dengan XI.

(apabila anda mengiklankan di blog atau web kami mohon hubungi  di alamat e-mail : prince.ariyo777@gmail.com kami atau nomer handphone kami),ukuran iklan berapapun dan posisi penempatan dari iklan kami menyediakan.



(Translated into English:)

SAMPEYANDALEM HINGKANG SINUHUN KANGDJENG Susuhunan PAKOEBOEWANA Senapati ING NGALAGA Abdul Rachman Sayidin PANATA GAMA KALIFATULAH HINGKANG Kaping I IN Nagara Kasunanan Kartasura Sultanate Palace













Photo : Soesoehoenan Pakoe Boewono I

Being the first king of Mataram in 1660 AD
Being a King the second time in the year 1705 AD Kartasura
He died in the year 1719 AD

He also has moved into the village of Sala Palace Kartasura who later called the Palace of Surakarta Sultanate:

Starting in the destruction of the Mataram Kingdom which is located in Pleret by Trunojoyo attack, so the Mataram Kingdom in Pleret in moving to a village called Wanakarta. Furthermore, the Palace is called the Palace Kasunanan Kartasura Sultanate. The Palace on Wednesday moved Pon 27 Ruwah Alip 1603 Javan tiger Sancaya wuku Watu mountain, or on Wednesday to coincide with the date of 11 September 1680 Pon M.

Putradalem (biological children) Sampeyandalem Hingkang Sinuhun Hamangkurat Great King in Mataram. Born of a named wife Empress no.2 GKRWetan (daughter of Panembahan Radin on Display).
Sri Susuhunan Pakoeboewana BRMGDarajat I have a small name, he was son number 2.

The Chronology Genealogy Sri Susuhunan Pakoeboewana I of the mother He named GKRWetan, are:

    * Sampeyandalem Hingkang Sinuhun Sultan Hadiwijoyo on Display, berputra:
    * Sampeyandalem Hingkang Sinuhun Sultan Prabuwijoyo (P. Benowo) on Display, berputra:
    * Panembahan Radin on Display, berputra:
    * GKRWetan Consort's second wife Sampeyandalem Hamangkurat Great King, berputra:
    * Sampeyandalem Hingkang Sinuhun Pakoeboewana I (have a small name BRMG Darajat) in Kartasura.

Sri Susuhunan Pakoeboewana I, have a son:
From Wife Consort (daughter of R. T. Balitar):
1. GRAj.Lembah which later became the wife of Queen Sri Susuhunan Hamangkurat Kencet.
2. G.P.H. Hangabehi.
3. Sampeyandalem Hingkang sinuhun King Hamangkurat Java (Hamangkurat 4) (has a small name BRMG Suryoputro.
4. G.R.Ay.Mangkubumi.
5. G.P.H. Prangwadono.
6. G.P.H. Herucokro in Madiun.
7. G.P.H. Ngalogo.
8. G.P.H. Pamot.
9. G.R.Ay.Adip.Sindurejo.
10. G. P. Panembahan Puruboyo in Lamongan.

From Wife Consort named G.K.R. Pakoeboewana:
1. G.P.H. Balitar.
2. G. K. Queen of Swing, the wife Panembahan Cakraningrat. Literature
· Abdul Muis. 1999. Surapati. cet. 11. Jakarta: Balai Pustaka
· Babad Tanah Jawi, ranging from the Prophet Adam Until the Year 1647. (Terj.). 2007. London: Narration
· H.J.de Graaf. 1989. Killing of Captain Tack, turmoil in the XVII Century Kartasura (terj.). London: Temprint
· M.C. Ricklefs. 1991. History of Modern Indonesia (terj.). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
· Moedjianto. 1987. Power Concepts Java: Its application by the Kings of Mataram. London: Canisius
· Purwadi. 2007. History of the Kings of Java. Yogyakarta: Media Studies


This site has been prepared by the author since 2004, only just published this in 2011.

In addition, readers can see and read on
RM.Koesen and also on;
KELUARGA PAKOE BOEWONO.

For the data back Sinuwun Pakoeboewono decendants can contact e-mail address: prince.ariyo777@ gmail.com.
or at the Secretariat address Sentonodalem Sinuwun Pakoeboewono

The data collection and Sentanadalem Pakoe Trahdalem Boewono we do because the reasons as below:

1.Needs the printed book, which is similar to social networking, and data base and also the website or blogspot that informs children Pakoe Boewono descent, because all this data in Surakarta Palace impressed in disarray, which often led to disappointment in children Pakoe Boewono descent.
2.Perlu also a community Pakoe Boewono the Independent, which has nothing to do with the change of officials / Pengageng Kasentanan or Kusumawandowo, Because keep in mind also that any change of officials / Pengageng Kasentanan definitely no transfer / handover of officials / Pengageng old to the officers / Pengageng new (due to the removal of many data and data manipulation in the office Kasentanan).
3.It also necessary to establish the Society of Independent Pakoe Boewono a bandwagon that is not in conflict King twins (because it was thought well of Kanjeng Prince Widijatmo Sontodipuro, that: "let it be about the King of twins that's their business (hereditary / biological children PB . XII ed.), it's like inheritance rights, we the people (subjects ed.) are not entitled to the bandwagon, because we are not the heirs "). So there is a tendency of assuming that the Surakarta Palace belongs to the legacy of Pb.XII and PB.XII biological children, that it raises concern about the nature and attitude of arrogance and Sentanadalem Trahdalem regarding data collection on children's biological PB.XII against children descendants Pakoe Boewono I through XI.(If you advertise on our blog or website please contact the e-mail us (prince.ariyo777@gmail.com) or our phone number),any size of ad size and placement of advertising the position we are providing.

(Vertaald in het Nederlands:)

SAMPEYANDALEM HINGKANG SINUHUN KANGDJENG Soesoehoenan PAKOEBOEWANA Senapati ING NGALAGA Abdul Rachman Sayidin PANATA GAMA KALIFATULAH HINGKANG Kaping I IN Nagara Kasunanan Kartasoera Sultanaat Paleis













Foto : Soesoehoenan Pakoe Boewono I

Wordt de eerste koning van Mataram in 1660 AD
Omdat een koning de tweede keer in het jaar 1705 AD Kartasoera
Hij stierf in het jaar 1719 AD

Hij heeft ook verplaatst naar het dorp van Sala Palace Kartasoera die later riep het paleis van Surakarta Sultanaat:

Te beginnen in de vernietiging van de Mataram Koninkrijk die in Pleret gelegen bij Trunojoyo aanval, zodat de Mataram Koninkrijk in Pleret bij de overgang naar een dorp genaamd Wanakarta. Bovendien is het paleis heet het Paleis Kasunanan Kartasoera Sultanaat. Het Paleis op woensdag verhuisd Pon 27 Ruwah Alip 1603 Javaanse tijger Sancaya wuku Watu bergen, of op woensdag te laten samenvallen met de datum van 11 september 1680 Pon M.

Putradalem (biologische kinderen) Sampeyandalem Hingkang Sinuhun Hamangkurat Grote Koning in Mataram. Geboren uit een vrouw genaamd Keizerin no.2 GKRWetan (dochter van Panembahan Radin op display).
Sri Soesoehoenan Pakoeboewana BRMGDarajat ik een kleine naam hebben, hij was de zoon nummer 2.

De chronologie Genealogie Sri Soesoehoenan Pakoeboewana I van de moeder Hij noemde GKRWetan, zijn:

    * Sampeyandalem Hingkang Sinuhun Sultan Hadiwijoyo op het beeldscherm, berputra:
    * Sampeyandalem Hingkang Sinuhun Sultan Prabuwijoyo (P. Benowo) op het scherm, berputra:
    * Panembahan Radin op het beeldscherm, berputra:
    * Tweede vrouw GKRWetan Consort Sampeyandalem Hamangkurat grote koning, berputra:
    * Sampeyandalem Hingkang Sinuhun Pakoeboewana I (heb een kleine naam BRMG Darajat) in Kartasoera.

Sri Soesoehoenan Pakoeboewana ik, hebben een zoon:
Van de vrouw van Consort (dochter van R. T. Balitar):
1. GRAj.Lembah die later de vrouw van Koningin Sri Soesoehoenan Hamangkurat Kencet.
2. G.P.H. Hangabehi.
3. Sampeyandalem Hingkang sinuhun King Hamangkurat Java (Hamangkurat 4) (heeft een kleine naam BRMG Suryoputro.
4. G.R.Ay.Mangkubumi.
5. G.P.H. Prangwadono.
6. G.P.H. Herucokro in Madiun.
7. G.P.H. Ngalogo.
8. G.P.H. Pamot.
9. G.R.Ay.Adip.Sindurejo.
10. G. P. Panembahan Puruboyo in Lamongan.

Van de vrouw van Consort genaamd G.K.R. Pakoeboewana:
1. G.P.H. Balitar.
2. G. K. Koningin van Swing, de vrouw Panembahan Cakraningrat. Literatuur
· Abdul Muis. 1999. Surapati. cet. 11. Jakarta: Balai Pustaka
· Babad Tanah Jawi, variërend van de Profeet Adam tot het jaar 1647. (Terj.). 2007. Londen: Narration
· H.J.de Graaf. 1989. Doden van kapitein Tack, onrust in de XVII eeuw Kartasoera (terj.). Londen: Temprint
· M.C. Ricklefs. 1991. Geschiedenis van het moderne Indonesië (terj.). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
· Moedjianto. 1987. Power Concepts Java: de toepassing ervan door de koningen van Mataram. Londen: Canisius
· Purwadi. 2007. Geschiedenis van de koningen van Java. Yogyakarta: Mediastudies


Deze site is opgesteld door de auteur sinds 2004, maar net publiceerde dit in 2011.
Daarnaast kunnen lezers zien en te lezen op

RM.Koesen en ook op
KELUARGA PAKOE BOEWONO.




Voor de gegevens terug Sinuwun Pakoeboewono afstammelingen kunnen contact opnemen met e-mail adres: rm.soegiyo @ yahoo.com.
of op het secretariaat adres Sentonodalem Sinuwun Pakoeboewono


Het verzamelen van gegevens en Sentanadalem  Pakoe Trahdalem Boewono we doen, omdat de redenen zoals hieronder:


1.behoeften het gedrukte boek, dat vergelijkbaar is met sociale netwerken, en de database en ook de website of blogspot dat kinderen Pakoe Boewono afkomst informeert, want al deze data in Surakarta Palace onder de indruk in wanorde, die vaak tot teleurstelling geleid bij kinderen Pakoe Boewono afkomst.
2.behoeften ook een gemeenschap Pakoe Boewono de Onafhankelijke, die niets te maken met de verandering van ambtenaren / Pengageng Kasentanan of Kusumawandowo heeft, want ook in gedachten houden dat elke verandering van ambtenaren / Kasentanan beslist Pengageng geen overdracht / overdracht van ambtenaren / Pengageng oud aan de officieren / Pengageng nieuwe (door het verwijderen van de vele gegevens en data manipulatie in het kantoor Kasentanan).
3.Het ook noodzakelijk om de Society of Independent Pakoe Boewono een bandwagon dat niet in strijd is Koning tweelingen (vast te stellen, want het was goed gedacht Kanjeng Prins Widijatmo Sontodipuro, dat: "laat het over de koning van tweelingen is dat zijn zaak (erfelijk / biologische kinderen PB. XII ed..), het is net als erfrecht, zijn wij, het volk (vakken ed..) geen recht op de bandwagon, want we zijn niet de erfgenamen "). Dus er is een neiging van de veronderstelling dat de Surakarta Palace behoort tot de erfenis van Pb.XII en PB.XII biologische kinderen, dat het bezorgdheid over de aard en de houding van arrogantie en Sentanadalem Trahdalem met betrekking tot het verzamelen van gegevens over de biologische PB.XII kinderen tegen verhoogt kinderen nakomelingen Pakoe Boewono I door middel van XI.
(Als u adverteert op onze blog of website kunt u  voor andere maten contact op met de e-mail ons (rm.soegiyo@yahoo.com) of onze telefoonnummer), het even welke grootte de advertentie grootte en plaatsing van reclame voor de positie die we leveren.


SAMPEYANDALEM HINGKANG SINUHUN KANGDJENG SUSUHUNAN PAKOEBOEWANA SENAPATI ING NGALAGA ABDULRACHMAN SAYIDIN PANATA GAMA KALIFATULAH HINGKANG KAPING I  DI NAGARA KARATON KASUNANAN KARTASURA HADININGRAT


                                                     












Foto: Soesoehoenan PAkoe Boewono I

Menjadi Raja pertama di Mataram pada tahun 1660 M.
Menjadi Raja yang kedua kali di Kartasura pada tahun 1705 M.
Wafat Beliau di tahun 1719 M.

Beliau turut mengalami pindahnya Karaton Kartasura ke Desa Sala yang nantinya bernama Karaton Surakarta Hadiningrat:

Putradalem (anak-anak kandungnya) Sampeyandalem Hingkang Sinuhun Prabu Hamangkurat Agung di Mataram. Dilahirkan dari Istri Permaisuri no.2 yang bernama G.K.R.Wetan (putri dari Panembahan Radin di Pajang).
Sri Susuhunan Pakoeboewana I mempunyai nama kecil B.R.M.G.Darajat, Beliau ini putra nomer 2.

Adapun Alur Silsilah Sri Susuhunan Pakoeboewana I dari Ibunda Beliau yang bernama G.K.R.Wetan, ialah :

    * Sampeyandalem      Hingkang Sinuhun Sultan Hadiwijoyo di Pajang, berputra :

    * Sampeyandalem      Hingkang Sinuhun Sultan Prabuwijoyo (P.Benowo) di Pajang, berputra :

    * Panembahan      Radin di Pajang, berputra :

    * G.K.R.Wetan      Istri Permaisuri yang kedua Sampeyandalem Prabu Hamangkurat Agung,      berputra :

    * Sampeyandalem      Hingkang Sinuhun Pakoeboewana I (mempunyai nama kecil B.R.M.G. Darajat) di      Kartasura.

Kepustakaan
·       Abdul Muis. 1999. Surapati. cet. 11. Jakarta: Balai Pustaka
·       Babad Tanah Jawi, Mulai dari Nabi Adam Sampai Tahun 1647. (terj.). 2007. Yogyakarta: Narasi
·       H.J.de Graaf. 1989. Terbunuhnya Kapten Tack, Kemelut di Kartasura Abad XVII (terj.). Jakarta: Temprint
·       M.C. Ricklefs. 1991. Sejarah Indonesia Modern (terj.). Yogyakarta: Gadjah Mada  University Press
·       Moedjianto. 1987. Konsep Kekuasaan Jawa: Penerapannya oleh Raja-raja Mataram. Yogyakarta: Kanisius
·       Purwadi. 2007. Sejarah Raja-Raja Jawa. Yogyakarta: Media Ilmu



Situs ini sudah dipersiapkan oleh penulis sejak tahun 2004, hanya baru diterbitkan pada tahun 2011 ini.
Selain itu pembaca dapat melihat dan membaca pada

RM.Koesen dan juga pada

Suara Para Pangeran;

DE SOESOEHOENAN PAKOE BOEWONO IX ;

TRAH DAN SANTANADALEM PAKOE BOEWONO SOERAKARTA;

PAGUYUBAN PAKOE BOEWONO ;
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono I en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono II en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono III en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono IV en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono V en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono VI en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono VII en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono VIII en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono IX en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono X en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono XI en Familie
;demikian juga pada

KELUARGA PAKOE BOEWONO.
Untuk pendataan kembali anak keturunan Sinuwun Pakoeboewono  dapat menghubungi alamat e-mail: rm.soegiyo@yahoo.com. Dan dapat pula menghubungi di 085867915771.
atau di alamat Sekretariat Sentonodalem Sinuwun Pakoeboewono
(apabila anda mengiklankan di blog atau web kami mohon hubungi  di alamat e-mail kami atau nomer handphone kami),ukuran iklan berapapun dan posisi penempatan dari iklan kami menyediakan



(Translated into  English) :



SAMPEYANDALEM HINGKANG  SINUHUN KANGDJENG Susuhunan PAKOEBOEWANA Senapati ING NGALAGA Abdul  Rachman Sayidin PANATA GAMA KALIFATULAH HINGKANG Kaping I IN Nagara  Kasunanan Kartasura Sultanate Palace


                                                 












Photo: Soesoehoenan Pakoe Boewono I


Being the first king of  Mataram in 1660 AD
Being a King the second  time in the year 1705 AD Kartasura
He died in the year 1719  AD

He also has moved into  the village of Sala Palace Kartasura who later called the Palace of  Surakarta Sultanate:
Putradalem (biological  children) Sampeyandalem Hingkang Sinuhun Hamangkurat Great King in  Mataram. Born of a named wife  Empress no.2 GKRWetan (daughter of Panembahan Radin on Display).
Sri Susuhunan  Pakoeboewana BRMGDarajat I have a small name, he was son number 2.

The Chronology Genealogy  Sri Susuhunan Pakoeboewana I of the mother He named GKRWetan, are:

    * Sampeyandalem Hingkang  Sinuhun Sultan Hadiwijoyo on Display, has a son:
    * Sampeyandalem Hingkang  Sinuhun Sultan Prabuwijoyo (P. Benowo) on Display, has a son:
    * Panembahan Radin on  Display, has a daughter:
    * GKRWetan Consort's  second wife Sampeyandalem Hamangkurat Great King, has a son:
    * Sampeyandalem Hingkang  Sinuhun Pakoeboewana I (have a small name BRMG Darajat) in Kartasura.

Literature
· Abdul Muis. 1999. Surapati. cet. 11. Jakarta: Balai Pustaka
· Babad Tanah Jawi,  ranging from the Prophet Adam Until the Year 1647. (Terj.). 2007. London: Narration
· H.J.de Graaf. 1989. Killing of Captain Tack,  turmoil in the XVII Century Kartasura (terj.). London: Temprint
· M.C. Ricklefs. 1991. History of Modern  Indonesia (terj.). Yogyakarta: Gadjah Mada  University Press
· Moedjianto. 1987. Power Concepts Java: Its  application by the Kings of Mataram. London: Canisius
· Purwadi. 2007. History of the Kings of  Java. Yogyakarta: Media Studies


This site has been prepared by the author since 2004, only just published this in 2011.

In addition, readers can see and read on

RM.Koesen and also on;

Suara Para Pangeran;

DE SOESOEHOENAN PAKOE BOEWONO IX ;

PAGUYUBAN PAKOE BOEWONO ;

TRAH DAN SANTANADALEM PAKOE BOEWONO SOERAKARTA
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono I en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono II en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono III en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono IV en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono V en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono VI en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono VII en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono VIII en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono IX en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono X en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono XI en Familie
;as well as on;

KELUARGA PAKOE BOEWONO.

For the data back Sinuwun  Pakoeboewono decendants can contact e-mail address: rm.soegiyo @  yahoo.com.
or at the Secretariat  address Sentonodalem Sinuwun Pakoeboewono
(If  you advertise on our blog or website please contact the e-mail us or our phone number), any size of ad size and placement of advertising the position we are providing.



(Vertaald in het  Nederlands):

SAMPEYANDALEM HINGKANG  SINUHUN KANGDJENG Soesoehoenan PAKOEBOEWANA Senapati ING NGALAGA Abdul  Rachman Sayidin PANATA GAMA KALIFATULAH HINGKANG Kaping I IN Nagara  Kasunanan Kartasoera Sultanaat Paleis:







                                                 












Foto : Soesoehoenan Pakoe Boewono I


Wordt de eerste koning  van Mataram in 1660 AD
Omdat een koning de  tweede keer in het jaar 1705 AD Kartasoera
Hij stierf in het jaar  1719 AD

Hij heeft ook verplaatst  naar het dorp van Sala Palace Kartasoera die later riep het paleis van  Surakarta Sultanaat:

Putradalem (biologische  kinderen) Sampeyandalem Hingkang Sinuhun Hamangkurat Grote Koning in  Mataram. Geboren uit een vrouw  genaamd Keizerin no.2 GKRWetan (dochter van Panembahan Radin op  display).
Sri Soesoehoenan  Pakoeboewana BRMGDarajat ik een kleine naam hebben, hij was de zoon  nummer 2.

De chronologie Genealogie  Sri Soesoehoenan Pakoeboewana I van de moeder Hij noemde GKRWetan,  zijn:

    * Sampeyandalem Hingkang  Sinuhun Sultan Hadiwijoyo op het beeldscherm, heb een zoon:
    * Sampeyandalem Hingkang  Sinuhun Sultan Prabuwijoyo (P. Benowo) op het scherm, heb een zoon:
    * Panembahan Radin op het  beeldscherm, heb een dochter:
    * Tweede vrouw GKRWetan  Consort Sampeyandalem Hamangkurat grote koning, heb een zoon:
    * Sampeyandalem Hingkang  Sinuhun Pakoeboewana I (heb een kleine naam BRMG Darajat) in Kartasoera.
 
Literatuur
· Abdul Muis. 1999. Surapati. cet. 11. Jakarta: Balai Pustaka
· Babad Tanah Jawi,  variërend van de Profeet Adam tot het jaar 1647. (Terj.). 2007. Londen: Narration
· H.J.de Graaf. 1989. Doden van kapitein Tack,  onrust in de XVII eeuw Kartasoera (terj.). Londen: Temprint
· M.C. Ricklefs. 1991. Geschiedenis van het  moderne Indonesië (terj.). Yogyakarta: Gadjah Mada  University Press
· Moedjianto. 1987. Power Concepts Java: de  toepassing ervan door de koningen van Mataram. Londen: Canisius
· Purwadi. 2007. Geschiedenis van de  koningen van Java. Yogyakarta: Mediastudies


Deze site is opgesteld door de auteur sinds 2004, maar net publiceerde dit in 2011.
Daarnaast kunnen lezers zien en te lezen op

RM.Koesen en ook op

Suara Para Pangeran;

DE SOESOEHOENAN PAKOE BOEWONO IX ;

PAGUYUBAN PAKOE BOEWONO ;

TRAH DAN SANTANADALEM PAKOE BOEWONO SOERAKARTA
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono I en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono II en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono III en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono IV en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono V en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono VI en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono VII en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono VIII en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono IX en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono X en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono XI en Familie
; alsmede op

KELUARGA PAKOE BOEWONO.


Voor de gegevens terug  Sinuwun Pakoeboewono afstammelingen kunnen contact opnemen met e-mail  adres: rm.soegiyo @ yahoo.com.
of op het secretariaat  adres Sentonodalem Sinuwun Pakoeboewono
(Als  u adverteert op onze blog of website kunt u voor andere maten contact op met de e-mail ons of onze telefoonnummer),het even welke grootte de advertentie grootte en plaatsing van reclame voor de positie die we leveren.


Sri Susuhunan Pakoeboewana I, mempunyai putra :

Dari Istri Permaisuri (putri dari  R.T.Balitar) :

1.      G.R.Aj.Lembah yang nantinya menjadi istri Permaisuri Sri Susuhunan Hamangkurat Kencet.

2.      G.P.H. Hangabehi atau Sunan Walidah

3.      Sampeyandalem Hingkang sinuhun Prabu Hamangkurat Jawa (Hamangkurat 4) (mempunyai nama kecil B.R.M.G. Suryoputro.

4.      G.R.Ay.Mangkubumi (R.Ay.Sontoredjo)

5.      G.P.H. Prangwadono.

6.      G.P.H. Herucokro di Madiun.

7.      G.P.H. Ngalogo.

8.      G.P.H. Pamot.

9.      G.R.Ay.Adip.Sindurejo.

10.  G.P.Panembahan Puruboyo di Lamongan.

11.   R.Ay.Soeronagoro.


Dari Istri Permaisuri yang bernama G.K.R. Pakoeboewana :

1.      G.P.H. Balitar.

2.      G.K.Ratu Ayunan, istri Panembahan Cakraningrat.


Situs ini sudah dipersiapkan oleh penulis sejak tahun 2004, hanya baru diterbitkan pada tahun 2011 ini.
Selain itu pembaca dapat melihat dan membaca pada

RM.Koesen dan juga pada

Suara Para Pangeran;

DE SOESOEHOENAN PAKOE BOEWONO IX ;

TRAH DAN SANTANADALEM PAKOE BOEWONO SOERAKARTA;

PAGUYUBAN PAKOE BOEWONO ;
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono I en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono II en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono III en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono IV en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono V en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono VI en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono VII en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono VIII en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono IX en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono X en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono XI en Familie
;demikian juga pada

KELUARGA PAKOE BOEWONO.




(Translate into English):



Sri Susuhunan  Pakoeboewana I, have a son:

From Wife Consort  (daughter of R. T. Balitar):

1. GRAj.Lembah which later  became the wife of Queen Sri Susuhunan Hamangkurat Kencet.

2. G.P.H. Hangabehi or Sunan Walidah

3. Sampeyandalem Hingkang  sinuhun King Hamangkurat Java (Hamangkurat 4) (has a small name BRMG  Suryoputro.

4. G.R.Ay.Mangkubumi.(R.Ay.Sontoredjo)

5. G.P.H. Prangwadono.

6. G.P.H. Herucokro in Madiun.

7. G.P.H. Ngalogo.

8. G.P.H. Pamot.

9. G.R.Ay.Adip.Sindurejo.

10. G. P. Panembahan Puruboyo  in Lamongan.

11. R.Ay.Soeronagoro.


From Wife Consort named  G.K.R. Pakoeboewana:

1. G.P.H. Balitar.

2. G. K. Queen of Swing, the  wife Panembahan Cakraningrat.

This site has been prepared by the author since 2004, only just published this in 2011.

In addition, readers can see and read on

RM.Koesen and also on;

Suara Para Pangeran;

DE SOESOEHOENAN PAKOE BOEWONO IX ;

PAGUYUBAN PAKOE BOEWONO ;

TRAH DAN SANTANADALEM PAKOE BOEWONO SOERAKARTA
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono I en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono II en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono III en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono IV en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono V en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono VI en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono VII en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono VIII en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono IX en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono X en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono XI en Familie
;as well as on;

KELUARGA PAKOE BOEWONO.


(Vertaald in het  Nederlands:)





Sri Soesoehoenan  Pakoeboewana I, hebben een zoon:

Van de vrouw van Consort  (dochter van R. T. Balitar):

1. GRAj.Lembah die later de  vrouw van Koningin Sri Soesoehoenan Hamangkurat Kencet.

2. G.P.H. Hangabehi.of Sunan Walidah.

3. Sampeyandalem Hingkang  sinuhun Kangdjeng Hamangkurat Java (Hamangkurat 4) (heeft een kleine naam  BRMG Suryoputro.

4. G.R.Ay.Mangkubumi.(R.Ay.Sontoredjo)

5. G.P.H. Prangwadono.

6. G.P.H. Herucokro in Madiun.

7. G.P.H. Ngalogo.

8. G.P.H. Pamot.

9. G.R.Ay.Adip.Sindurejo.

10. G. P. Panembahan Puruboyo  in Lamongan.

11. R.Ay.Soeronagoro.


Van de vrouw van Consort  genaamd G.K.R. Pakoeboewana:

1. G.P.H. Balitar.

2. G. K. Koningin van Swing,  de vrouw Panembahan Cakraningrat.

  • Level/urutan 1 = A1 = Anak / putera
  • Level/urutan 2=  B1 = Cucu
  • Level/urutan 3 = C1 = Buyut
  • Level/urutan 4 = D1 = Canggah
  • Level/urutan 5 = E1 = Wareng
  • Level/urutan 6 = F1 = Udeg-udeg
  • Level/urutan 7 = G1 = Gantung Siwur
  • Level/urutan 8 = H1 = Gropak senthe
  • Level/urutan 9 = I1  =  Debog bosok
  • Level/urutan 10 = J1 = Galih Asem.

1.  Raden Ajoe Pangeran Adipati.Wiromenggolo
2.  Raden Ajoe Danoeredjo
3.  Pangeran Ario Mataram
4.  Raden Ajoe Adipati Mangkoeprodjo
5.  Raden Ajoe Toemenggoeng Mangkoejoedo
6.  Raden Ajoe Kletingkoening (Troenodjojo)
7.  Raden Ajoe Hario Sindoeredjo Patih Kartosoero
8.  Pangeran Ario Panoelar
9.  Pangeran Ronggo Satoto
10. Pangeran Notoprodjo
11. Pangeran Silarong
12. Pangeran Singosari
13. Pangeran Martosono
14. Raden Ajoe Pamot
15. Kangdjeng Soesoehoenan Pakoe Boewono I
16. Kangdjeng Soesoehoenan Mangkoerat


















 







Situs ini sudah dipersiapkan oleh penulis sejak tahun 2004, hanya baru diterbitkan pada tahun 2011 ini.
Selain itu pembaca dapat melihat dan membaca pada

RM.Koesen dan juga pada

Suara Para Pangeran;

DE SOESOEHOENAN PAKOE BOEWONO IX ;

TRAH DAN SANTANADALEM PAKOE BOEWONO SOERAKARTA;

PAGUYUBAN PAKOE BOEWONO ;
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono I en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono II en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono III en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono IV en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono V en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono VI en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono VII en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono VIII en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono IX en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono X en Familie
;

De Soesoehoenan Pakoe Boewono XI en Familie
;demikian juga pada

KELUARGA PAKOE BOEWONO.